Monday, January 10, 2011

Makin Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim

London (ANTARA) - Lebih dari 100.000 wanita Inggris kulit putih yang berusia rata-rata 27 tahun memilih menjadi Muslim, angka tersebut dua kali lipat dalam 10 tahun dengan rata-rata usia 27 tahun karena mereka muak dengan konsumerisme dan imoralitas.
Koran terkemuka Inggris Daily dalam laporannya minggu ini yang ditulis Jack Doyle menyebutkan terjadi gelombang pada wanita kulit putih muda mengadopsi agama Islam, tahun lalu tercatat sekitar 5.200 orang di Inggris memilih Islam diantaranya adik ipar mantan PM Inggris Tony Blair.
Tahun lalu Lauren Booth, saudara ipar mantan Perdana Menteri Tony Blair, menarik perhatian luas ketika ia mengumumkan bahwa ia telah masuk Islam.
Pengamat masalah Islam di Inggris, Hakimul Ikhwan, S.Sos., MA kepada koresponden Antara London, Senin menyebutkan fenomena bertambahnya jumlah Muslim di Inggris, terutama White British ke Islam tidak bisa dilepaskan dari tingginya intensitas dan masifnya publikasi mengenai Islam.
Menurut dosen di Universitas Gajah Mada yang sedang mengambil Phd di Essex University, mengatakan jumlah masyarakat Muslim sejak beberapa dekade terakhir dan semakin meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir.

Thursday, January 6, 2011

5th International Symposium “Dari Jakarta Hingga Jalur Gaza”

SALAM UI menghadirkan
5th International Symposium“Dari Jakarta Hingga Jalur Gaza”Kesatuan Gerak Pemuda untuk Pembebasan Palestina
Sabtu & Ahad, 8 & 9 Januari 2011
Berawal dari keniscayaan pada apa yang telah, sedang, dan akan kami berikan untuk saudara-saudara kami di palestina. Kami ingin mengajak seluruh elemen kepemudaan di seluruh dunia untuk bergabung dengan kami dan menyatukan langkah bersama dalam membantu pembebasan palestina.
Sabtu, 8 Januari 2011, auditorium FE UI

Monday, December 27, 2010

Sayap Militer Faksi Perlawanan Palestina Siap Hadapi Agresi Israel ke Gaza

Sayap bersenjata dari faksi-faksi perlawanan Palestina di Gaza menyatakan bahwa tindakan eskalasi militer Israel terhadap Jalur Gaza hanya meningkatkan kekuatan mereka dan membuat mereka lebih siap untuk memerangi dan menangkap tentara Israel.
"Ancaman Zionis untuk melancarkan perang baru di Jalur Gaza dan eskalasi serangan setiap hari mereka, sama saja dengan mengirim pesan kepada faksi perlawanan dan kelompok oposisi bahwa mereka harus sepenuhnya siap untuk mengusir agresi dan menindas dan mengalahkan musuh dengan membuat musuh mengalami kerugian besar," kata sayap bersenjata faksi perlawanan Palestina mengatakan dalam sebuah konferensi pers bersama yang diadakan pada hari Senin kemarin (27/12).
"Darah balas darah, pembunuhan balas pembunuhan dan perusakan balas penghancuran," tegas kelompok sayap bersenjata tersebut.

Saturday, December 25, 2010

Study komparatif; Andalusia Riwayatmu Kini (1)

Oleh Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc *
Menelusuri warisan Andalusia di negri seribu benteng Maroko

(Maroko merupakan salah satu diantara negri pewaris sejarah dan kebudayaan Andalusia di Afrika Utara)
Sebenarnya ini cerita klasik yang sering terlupakan seiring dengan perkembangan zaman, Andalusia atau Spanyol saat ini lebih dikenal dengan kompetisi La Liganya, belum lagi dua klub raksasa dunia FC Barcelona dan FC Real Madrid yang banyak digilai pecinta bola, apalagi di tahun 2010 Spanyol berhasil menjadi Juara Dunia untuk kali pertama, spontan kisah Andalusia bisa lebih terkikis, alhasil dunia bola lebih sering di bincangkan oleh publik ketimbang keberhasilan Islam mewarnai Spanyol ratusan tahun silam.
Rasa penasaran menggiring hati ini untuk menyelami peradaban dan sejarah Islam lebih dalam, berawal dari perjalanan saya meninggalkan ibu pertiwi menuju negri di benua Afrika yaitu Maroko sambil mengikuti kilas balik sejarah. Walaupun selat menjadi pemisah diantara keduanya bukan menjadi penghalang untuk me-recover sejarah dan peradaban Islam di Andalusia yang kini menjadi warisan bersama umat Islam terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan afrika utara meliputi Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya dan Mauritania.

Thursday, December 23, 2010

Kegelisahan PKS dan Keretakan Setgab

Pekan ini merupakan sinyalemen yang paling kuat adanya keretakan sekretariat gabungan atau Setgab Koalisi partai-partai pendukung SBY. Keretakan itu setidaknya terbaca dari ungkapan atau lebih tepatnya ancaman dari wakil Sekjen PKS, Mahfudz Siddiq terhadap Setgab.
Mahfudz mengatakan, jika Setgab tidak mengubah pola komunikasinya yang lebih kepada sosialisasi kebijakan pemerintah daripada penggodokan kebijakan, maka PKS akan mengajak partai-partai lain anggota koalisi seperti PPP, PAN, PKB, untuk bergabung dalam koalisi tengah untuk kemudian bergabung dengan PDIP.
Ancaman ini tentu mendapat reaksi keras dari pihak Demokrat yang menjadi pimpinan koalisi. Menurut salah seorang petinggi Demokrat, Syarif Hasan, ancaman PKS terhadap Setgab sebenarnya menunjukkan ketidakberesan di internal PKS sendiri. Karena menurut Syarif, Presiden PKS, Luthfi Hasan, seperti yang terungkap dalam pernyataannya selalu komit terhadap Setgab.
Hasan menambahkan, kalau Presidennya menyatakan komit tapi anak buahnya tidak, itu menunjukkan ketidakberesan di internal PKS sendiri. Jawaban keras lain juga muncul dari wakil Sekjen Demokrat. Menurutnya, kalau PKS sudah tidak cocok lagi dengan Setgab, silakan keluar saja dari Setgab.
Pertanyaannya, benarkah kritik dan ancaman PKS yang dialamatkan ke Setgab memang benar-benar ditujukan untuk perbaikan Setgab yang selama ini memang berlangsung tidak mulus. Atau, itu hanya sebagai alat tawar PKS untuk keamanan posisi kabinet di KIB II.
Pertanyaan itu muncul setidaknya karena dua alasan. Pertama, kondisi dinamika Setgab sejak awal memang berpotensi memunculkan ketidakberesan. Terutama ketika posisi ketua harian dipegang oleh Golkar yang bukan berasal dari partai koalisi SBY. Tapi, lebih karena bargaining di tengah jalan. Jadi, wajar-wajar saja kalau konflik antar partai koalisi di Setgab bisa pecah. Dan itu sudah berlangsung sejak Setgab dibentuk.
Kedua, beredar kabar bahwa satu dari empat menteri PKS ada kemungkinan akan diambil oleh Golkar. Dan kabar ini memang sudah berlangsung lama sejak Setgab dibentuk. Sebagian kalangan menilai, ancaman PKS terhadap Setgab tidak lebih dari tawar menawar PKS untuk menyelamatkan empat posisi menterinya.
Ancaman untuk gabung dengan PDIP pun sebenarnya bukan perkara mudah. Ada dua alasan bahwa koalisi PKS dengan PDIP sebuah perkara luar biasa. Pertama, PDIP sudah mensyaratkan bahwa koalisi harus murni di satu kaki.
Artinya, jika PKS mau koalisi dengan PDIP, maka PKS harus keluar dari koalisi dengan SBY. Dan itu berarti melepas seluruh posisi menteri di kabinet SBY.
Ini merupakan pilihan berat. Bagaimana mungkin sebuah strategi jika memang untuk menyelamatkan satu menteri, tapi harus berakhir dengan kehilangan empat menteri.
Kedua, koalisi PKS dengan PDIP masih merupakan jalan yang tabu jika dilihat dari garis ideologi PKS yang masih menjual simbolisme Islam bisa dibilang sangat berseberangan dengan ideologi PDIP yang sangat liberal. Jika ini diproyeksikan untuk pertarungan 2014, maka PKS akan ditinggal konstituennya. Dengan kata lain, koalisi PKS PDIP, lebih menguntungkan PDIP yang akan menyerap massa PKS daripada sebaliknya.
Lalu, benarkah kalau ancaman PKS ini lebih menunjukkan adanya konflik PKS dengan kondisi internalnya seperti yang diungkapkan Sekjen Demokrat, Syarif Hasan?
Ungkapan ini selain sebagai serangan balik, boleh jadi sebagai sinyalemen adanya konflik di internal PKS antara kubu parlemen dengan yang ada di kabinet. Sekadar untuk mengingatkan apa yang pernah diungkapkan menteri Kominfo, Tifatul Sembiring beberapa bulan lalu. Bahwa, ada yang celamitan di internal PKS yang ada di parlemen.
Benarkah? Semoga kondisi buruk di tubuh Setgab koalisi ini menjadi pelajaran berharga buat partai-partai Islam untuk lebih mengendepankan perjuangan ideologis demi kemaslahatan dakwah ketimbang meraih rente-rente koalisi. mh

Wednesday, December 22, 2010

Taqdir Politik

Oleh: Anis Matta
Ayat-ayat tentang takdir ini paling banyak diturunkan pada konteks politik dan kekuasaan, karena dalam pergulatan itulah iman kita pada takdir paling banyak diuji.

Dalam pertempuran dan pertarungan politik iman kita pada takdir paling banyak diuji, karena dalam kondisi itu kita gampang labil dan tergoncang secara batin. Itu sebabnya panyak tentara yang pergi cari jimat sebelum bertempur. Atau penguasa cari dukun untuk memastikan kesinambungan kekuasaannya.

Tentara dan penguasa terlibat dalam banyak pertempuran dan konflik, hidup dalam ketidakpastian dan goncangan tanpa henti. Mereka mudah jadi rapuh. Tentara dan penguasa butuh sandaran spiritual lebih besar dan kokoh. Sayangnya mereka sering mencarinya di luar Allah.

Bekerja dalam dunia politik tanpa iman yang kokoh pada takdir membuat kita labil dan rapuh, mudah mengalami disorientasi dan tersesat di tengah jalan.

Musa berkata kepada kaumnya: "Mintalah pertolongan dari Allah dan bersabarlah, sungguh Dia akan wariskan bumi ini kepada hamba yang dikehendakiNya".

Diantara Fir'aun dan Musa, Allah memberlakukan takdirNya: shifting of power(pergiliran kekuasaan-ed). Itulah pengaturannya. Terlalu halus memang, dan tak terbaca.

Iman pada takdir membuahkan keyakinan yang kokoh dan kesabaran yang panjang. Itulah kunci dari karakter para pemenang: keyakinan dan kesabaran.

Monday, December 20, 2010

Setelah Dua Dekade, Ternyata Abbas Tak Juga Sadar


Setelah lebih dari dua dekade negosiasi dengan Israel, negosiator kepala Otoritas Palestina (OP), Saeb Erekat mengakui bahwa OP jatuh ke dalam perangkap proses perdamaian.
"Kami telah mengabdikan diri untuk negosiasi selama hampir 20 tahun, dan di sini kami, hari ini berjalan ke dalam perangkap yang mengubah segala sesuaatu tentang penjajahan," kata Erekat kepada kantor berita Perancis, AFP.
Sementara itu, Nabil Shaath, salah satu negosiator OP, mengatakan bahwa proses perdamaian telah koma dan dianggap karena upaya yang dibuat oleh menteri luar negeri AS Hillary Clinton untuk menghidupkan perdamaian itu "sama sekali tidak berguna" pada saat ini.
Shaath mengatakan kepada wartawan di kota Beit Sahour dekat Betlehem, bahwa proses perundingan dengan Israel kehilangan kredibilitas dan digambarkan sebagai sesuatu yang "konyol."
Dia juga mengatakan dia mulai merasa muak dengan pembicaraan yang tidak pernah berakhir dengan Israel.
Bagaimana dengan Mahmoud Abbas, yang ditunjuk sebagai presiden OP? "Kami menginginkan perdamaian dan negosiasi adalah satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian di kawasan ini," kata Abbas. "Perdamaian dapat diwujudkan melalui pembentukan negara Palestina merdeka pada tahun 1967 berbatasan dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya."
Abbas memuji pertemuannya dengan tokoh-tokoh Zionis sebagai kesempatan penting yang harus diulang, dan menegaskan bahwa pertemuan tersebut telah disetujui oleh faksi Fatah dan organisasinya, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). (sa/pic)

Sunday, December 19, 2010

Yudi B Prabowo kembali pimpin DPD PKS Klaten

Klaten (Espos)--Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Klaten, Minggu (19/12) di Hotel Bima Klaten mengukuhkan kembali Yudi B Prabawa sebagai Ketua DPD PKS periode 2010-2015. Musda yang dihadiri ratusan kader PKS serta sejumlah tamu undangan itu juga menggulirkan rekomendasi untuk dilaksanakan pengurus terpilih.
Selain Yudi B Prabawa, ditetapkan pula pengurus lain, yakni Ikhwan Hanif Sebagai Wakil Ketua, Tata Sutarya Sebagai Sekretaris, Sudibyo sebagai Bendahara dan Indra Widagdo sebagai kaderisasi. Wakil Ketua DPW PKS Jateng, A Abdul Latif dalam arahannya menyampaikan forum Musda II itu diharapkan dapat merumuskan program yang mampu  membawa PKS Klaten mencapai target yang diinginkan.
Di antaranya dapat meraih 10 kursi DPRD pada Pemilu 2014 dan memenangkan Pemilukada 2015. “Bahkan kader PKS harus bisa menempati jabatan kepala daerah,” tandasnya. Untuk mencapai target itu, lanjutnya, seluruh kader PKS memantapkan jati diri partai yang bersih, peduli dan profesional. Dia juga berpesan, pengurus DPD melaksanakan seluruh rekomendasi Musda tanpa terkecuali.
Humas PKS Klaten, Janu Kurniawan, mengatakan, agenda Musda bertema Bersama membangun masyarakat klaten yang adil dan sejahtera itu sebenarnya sudah direncanakan digelar Oktober lalu, namun mundur karena ada Pemilukada Klaten yang disusul erupsi. Menurutnya, Musda ditekankan untuk merumuskan kebijakan dasar serta membuat road map PKS Klaten 5 tahun kedepan.
“Sementara pemilihan ketua DPD PKS Klaten sudah dilakukan prosesnya secara maraton sejak bulan Agustus,” ungkapnya.Dia mengatakan, pemilihan diawali dengan Pemilu Raya yang diikuti semua kader inti. Hasilnya, ada 16 nama yang direkomendasikan ke DPW PKS Jawa Tengah. Dari 16 usulan nama yang diajukan tersebut, lanjutnya, disepakati 5 Dewan Pengurus Daerah PKS Klaten.
Musda dimeriahkan kegiatan pendonoran darah, cukur gratis, bekam, stand bazaar  serta outbond anak.
Bupati Klaten yang diwakili Asisten II Edy Hartanta, mengatakan PKS telah mampu menjadi partai yang mendapatkan kepercayaan masyarakat terbukti dari peningkatan prolehan suara secara terus menerus sampai kini. Dia menambahkan, kader PKS selalu siap aktif memberikan bantuan saat masyarakat terhimpit kesulitan, terutama saat ditimpa musibah.
“Kepedulian seperti ini yang menjadikan PKS memiliki jati diri yang sebagai partai yang bersih, peduli dan profesional,” ungkapnya.

Saturday, December 18, 2010

RUU BPJS Temui Titik Terang

JAKARTA. Lobi-lobi antara Pemerintah dan DPR terkait penyusunan RUU BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) sepertinya mulai menemui titik terang. Buktinya, Wakil Ketua Pansus Penyusunan RUU BPJS dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zuber Safawi mengatakan pemerintah mulai memahami keinginan DPR. Begitu pun, sebaliknya.
DPR tidak memberi harga mati terhadap keinginan pemerintah. Terutama, terkait substansi RUU BPJS yang memperdebatkan sebatas penetapan atau pada pengaturan mengingat pengaturan itu sendiri belum tertuang dalam UU Nomor 40/2004 tentang SJSN.
"Pemerintah menyadari tidak mungkin UU tanpa pengaturan, setidaknya untuk pengaturan fungsi, kewajiban, dan kewenangan. Nah, substansi ini yang sudah menemui titik terang," ujarnya waktu ditemui KONTAN Rabu (15/12).
Sementara, substansi lainnya terkait penyelenggaraan BPJS yang multi atau single provider, sejauh ini belum mendapatkan kesepakatan. Termasuk, apakah nantinya akan menjadi perusahaan pelat merah atau bukan. Pasalnya jika BUMN, maka perusahaan tersebut berorientasi untuk mencari keuntungan padahal ini akan sangat bertentangan dengan prinsip BPJS.
Di sisi lain, DPR mulai memahami keinginan pemerintah terhadap BPJS majemuk mengingat lima jenis jaminan sosial dalam SJSN yang memiliki perbedaan karakter, yakni jangka pendek (untuk jaminan kecelakaan kerja, kematian, dan kesehatan), dan jangka panjang (untuk jaminan pensiun dan hari tua). (sumber: kontan)
 

Friday, December 17, 2010

Ternyata, Ratusan Anggota Hamas Menjadi Tahanan Penjara Oleh Mahmoud Abbas Di Tepi Barat


Dr Aziz Dwaik, ketua parlemen Palestina, Jumat mendesak Mahmoud Abbas, yang diklaim sebagai Presiden Palestina. untuk melepaskan semua tahanan politik di penjara Otoritas Palestina (OP) di Tepi Barat.
Dalam sebuah wawancara dengan Press Quds pada hari Jumat, Dwaik mengkritik media yang dikontrol Fatah di Tepi Barat karena memutar fakta dengan menyalahkan Hamas menggunakan tahanan politik untuk menghindari rekonsiliasi nasional.
"Tak ada adat ataupun hukum yang mengizinkan rakyat Palestina menahan sesama orang Palestina karena afiliasi politik," kata Dwaik.
Dia menggarisbawahi bahwa ratusan tahanan politik, sebagian besar dari Hamas, masih dipenjara di penjara Abbas di Tepi Barat, dan mereka menjadi sasaran keras penyiksaan fisik dan moral.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penjara OP penuh dengan pendukung Hamas, beberapa dari mereka sudah berusia lanjut dan sakit dan harus menjalani penahanan yang yang sangat tidak manusiawi; bahkan beberapa dari mereka adalah pasien kanker. (sa/pic)

-
-

Powered By Blogger