Sunday, August 28, 2011

Khutbah Idul Fitri 1432 H: Lima Cara Memperlakukan Hati



Oleh: Drs. Ahmad Yani


الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغ;ْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أََنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu

Kaum Muslimin Yang Berbahagia.


dakwatuna.com - Kembali puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan beribadah kepada kita, khususnya pada bulan Ramadhan yang baru saja kita lalui, bahkan ibadah shalat Id kita pada pagi ini, Karenanya kita berharap semoga semua itu dapat mengokohkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dalam menjalani sisa kehidupan kita di dunia. Ketaqwaan yang membuat kita bisa keluar dari berbagai persoalan hidup dan mengangkat derajat kita menjadi amat mulia di hadapan Allah SWT.

Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat dan para penerusnya hingga hari akhir nanti.

Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu

Friday, August 26, 2011

Menapak Tilas Gerakan Dakwah Pertama


Tidak bisa dipungkiri bahwa kelahiran berbagai Gerakan Dakwah di berbagai penjuru Dunia Islam pada pertengahan abad 14 Hijriyah atau awal abad 20 Masehi, telah berhasil membangunkan kembali kesadaran sebagian besar umat Islam terhadap Islam sehingga melahirkan apa yang disebut dengan Shohwah Islamiyah yang lazim disebut Barat dengan “Islamic Revivalism”. Kendati Shohwah Islamiyah mendapat tantangan dan hambatan yang sangat dahsyat khususnya dari para penguasa negeri Islam sendiri dan juga dari negara-negara Barat penjajah, dan bahakan sampai hari ini masih saja dilancarkan berbagai skenario dan stigma seperti “Terorisme “, khususnya oleh Amerika dan sekutunya, Alhamdulillah, roda Shohwah Islamiyah tetap bergerak dan berputar tanpa terhenti sedikitpun.

Wednesday, August 24, 2011

21 Kelemahan Gerakan Dakwah Masa Kini


DR. Hisyam At-thalib dalam bukunya "Dalil Attadrib Al-Qiyadi" (The International Institute of Islamic Thought 19995) mengungkapkan 21 kelemahan gerakan dakwah masa ini. Kelemahan-kelemahan tersebut harus diungkap agar para aktivis dakwah dan qiyadahnya menyadarinya dengan hati yang ikhlas dan pikiran yang lapang. 21 kelemahan tersebut adalah hal-hal yang sangat prinsip dan menjadi faktor-faktor kemunduran gerakan Dahwah kalau tidak bisa dikatakan sebagai faktor-faktor kehancurannya.

Melihat dan mengungkap 21 kelemahan tersebut adalah melalui kacamata internal gerakan dakwah itu sendiri dan bukan dari sisi para pengamat dari luar, namun dari pelaku dari dalam gerakan itu sendiri. Diiharapkan, para aktivis gerakan dakwah dan para qiyadahnya menyadari hal-hal tersebut dan pada waktu yang sama siap mengoreksi diri untuk menatap masa depan yang lebih baik dan cerah lagi.

21 Kelemahan Gerakan Dakwah Masa Kini


DR. Hisyam At-thalib dalam bukunya "Dalil Attadrib Al-Qiyadi" (The International Institute of Islamic Thought 19995) mengungkapkan 21 kelemahan gerakan dakwah masa ini. Kelemahan-kelemahan tersebut harus diungkap agar para aktivis dakwah dan qiyadahnya menyadarinya dengan hati yang ikhlas dan pikiran yang lapang. 21 kelemahan tersebut adalah hal-hal yang sangat prinsip dan menjadi faktor-faktor kemunduran gerakan Dahwah kalau tidak bisa dikatakan sebagai faktor-faktor kehancurannya.

Melihat dan mengungkap 21 kelemahan tersebut adalah melalui kacamata internal gerakan dakwah itu sendiri dan bukan dari sisi para pengamat dari luar, namun dari pelaku dari dalam gerakan itu sendiri. Diiharapkan, para aktivis gerakan dakwah dan para qiyadahnya menyadari hal-hal tersebut dan pada waktu yang sama siap mengoreksi diri untuk menatap masa depan yang lebih baik dan cerah lagi.

Monday, August 22, 2011

Agar Menjadi Bagian Dari “Keluarga Allah”



Oleh: Purwanto Abd. Ghaffar

Alasan tertinggi dari kenapa seorang muslim menghafal Al-Quran adalah karena ketaatannya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya SAW, dia mengharap perjumpaan dengan sang pencipta dirinya. Ia mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya, dan Allah ridlo serta cinta pada dirinya. Allah mencintainya karena ia telah menunjukkan kecintaan dan respect yang sempurna terhadap surat cinta-NYA dan karena ia telah mencontoh Nabi SAW yang menghafal Al-Quran, serta mengulanginya berkali-kali bersama malaikat jibril. Seperti juga semua sahabat menghafal Al-Quran, semua tabiin berusaha menghafalnya, semua Ulama terbaik juga menghafal Al-Quran.

Sunday, August 21, 2011

I'jaab bin-Nafsi Atau Membanggakan Diri


Pertama, pengertian I'jaab bin Nafsi mengandung beberapa arti. Antara lain: "Rasa senang, tertarik, atau kagum." A'jabahul-amruartinya "sesuatu itu telah menjadikannya senang", u'jiba bihi, artinya, "ia menjadi terikat dengannya". (Kitab lisanul-Arab, 1/185)

Allah SWT berfirman:

وَلَأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ

Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. (QS. al-Baqarah [2] : 221)

قُل لَّا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ

Katakanlah, "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu." (QS. al-Maidah [5] : 100)

Friday, August 19, 2011

Manhaj Haraki Dalam Hijrah Nabi



Dakwatuna.com - Sebuah rencana makar telah difokuskan oleh kaum musyrikin Mekah kepada Rasulullah saw., hal ini dilakukan setelah mereka berkali-kali gagal melakukan upaya menghalangi mencegah, mengintimidasi, menteror dan sebagainya. Sasaran utama mereka adalah para pengikut Rasulullah yang terdiri dari orang-orang lemah dan tidak memiliki dukungan kuat dari kabilahnya maupun tokoh yang memiliki kekuatan. Semua cara kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang kafir musyrik ternyata tidak mampu menghentikan harakah dakwah. Maka mereka pun mencoba menggunakan cara-cara lain, yaitu dengan cara “mudahanah” seperti dengan bujukan, rayuan dan mengajak kompromi dan sebagainya, intinya adalah agar Rasulullah berhenti tidak lagi menyerukan dakwah Islam kepada mereka.

Sunday, August 14, 2011

Mukadimah Sirah (bagian ke-1)


Mukadimah Sirah (bagian ke-1)
dakwatuna.com – Dalam sejarah hidup Nabi Muhammad SAW terdapat beberapa keistimewaan, dengan mempelajarinya akan merupakan kekayaan rohaniah, pemikiran dan kesejarahan. Keistimewaan itu mengharuskan para agamawan, da’i dan orang-orang yang memperjuangkan perbaikan masyarakat untuk banyak mempelajarinya, karena dan studi itu mereka akan dapat menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan menggunakan metode yang mampu memperlihatkan hal-hal yang seyogianya dijadikan pegangan oleh masyarakat, terutama dalam situasi tak menentu. Dengan metode dakwah yang dipetik dan hasil studi tersebut, para da’i akan mampu membuka hati publiknya, sehingga seruannya akan sukses.

Saturday, August 13, 2011

Tarbiyah Shabab


Oleh:Ustath Mustafa Thahan
Sekretaris Jenderal, Organisasi Mahasiswa Union (SOU)


Pembicaraan yang akan saya berikan hari ini kekhawatiran tarbiyah, bagaimana dilakukan (tasawwur dari tarbiyah) dan siapa yang harus memberikan atau menerima tarbiyah.

Beberapa tahun lalu saya menyusun sebuah buku tentang masalah tarbiyah dan perilaku tarbiyah. Dalam buku itu, saya bertanya pertanyaan: "Mengapa orang-orang di masa lalu (yaitu sahabat), yang umumnya tidak memiliki pengetahuan dalam menulis dan membaca, bisa melakukan fantastis baik dan menjadi orang luar biasa seperti di dakwah - dengan iman yang sangat tinggi dan mendalam pemahaman dalam Islam. Sebagai contoh, Bilal bisa menahan kesengsaraan disiksa dengan batu besar di dadanya, dan membalas: ". Ahad, Ahad, Ahad (Satu, Satu, Satu)"

Allah Maha Hidup

Melanjutkan tulisan mengenai hikmah berinteraksi dengan Al Quran selama Ramadhan, terasa mendapatkan pencerahan sangat besar. Saat mengetahui bagaimana perjalanan kepadaNya dan saat mengetahui karena Allah yang mengajarkan kita bahwa Allah itu dekat.Tidak hanya itu ternyata Allah itu Maha Hidup, Allah itu Hidup.
Selama ini dalam kesadaran sepertinya kita merasa Allah itu adalah Rabb, Yang Memelihara tetapi kadang tidak terasakan Allah itu Hidup.
Setiap pagi atau sore kita baca dalam Al Matsuraat – dimulai dengan Al Fatihah dan diakhiri Doa Rabithah – yang kalau direnungkan ternyata sangat luas maknanya, sangat tergetar kedalam kalbu mendapatkan kesadaran dan pengetahuan yang hakiki bahwa Allah itu Hidup. Allah itu berinteraksi dengan mahluknya.

-
-

Powered By Blogger