Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta partai koalisi tidak sibuk berebut kekuasaan. PKS berharap isu reshuffle kabinet tidak dijadikan ajang berebut menteri.
"Terlalu banyak yang harus diselesaikan daripada ribut-ribut soal jabatan, rakyat akan muak. Saya menghimbau elit politik partai koalisi jangan mengobral jabatan soal ini. Jangan berebut jabatan menteri," ujar Ketua FPKS DPR, Mustafa Kamal, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/10/2010).
Mustafa menuturkan, saat ini parpol koalisi memanfaatkan isu reshuffle untuk saling sodok. Mustafa mengajak semua koalisi bersatu mensukseskan pemerintahan SBY.
"Terlalu banyak yang harus diselesaikan daripada ribut-ribut soal jabatan, rakyat akan muak. Saya menghimbau elit politik partai koalisi jangan mengobral jabatan soal ini. Jangan berebut jabatan menteri," ujar Ketua FPKS DPR, Mustafa Kamal, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/10/2010).
Mustafa menuturkan, saat ini parpol koalisi memanfaatkan isu reshuffle untuk saling sodok. Mustafa mengajak semua koalisi bersatu mensukseskan pemerintahan SBY.










