Kepala korps intelijen keamanan informasi Israel, Gadi Abadi mengatakan bahwa situs-situs tersebut akan diblokir pada komputer yang memiliki koneksi internet di pangkalan-pangkalan militer dan kantor dimana dokumen-dokumen rahasia disimpan.
Namun, situs-situs itu tetap akan bisa diakses dari komputer yang terletak di ruang istirahat unit.
Tentara Israel masih akan dapat mengakses situs yang diblokir lewat telepon selular mereka.
Abadi menjelaskan bahwa blok tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan informasi.
"Mereka adalah prajurit yang baik yang sangat peduli tentang keamanan, tetapi mereka adalah manusia biasa. Ketika seorang tentara berada di kantornya di unit, risiko kebingungan dan kesalahan tetap tinggi. Bila Anda memisahkan lingkungan kerja dari lingkungan non-operasi, jumlah kesalahan menurun dengan tajam."









